Jasa Pembuatan RTB/RIK dan Site Plan OSS | Block Plan untuk PKKPR
Admin GeoMap
2 Maret 2026
Dalam proses pengurusan perizinan usaha di Indonesia, khususnya melalui sistem OSS-RBA (Online Single Submission Risk Based Approach), terdapat berbagai dokumen teknis yang sering diminta oleh instansi terkait. Salah satu dokumen yang paling sering dibutuhkan adalah RTB/RIK atau Block Plan/Site Plan.
Dokumen ini berfungsi untuk menjelaskan rencana pemanfaatan lahan dan tata letak bangunan dalam suatu area proyek. Dalam banyak kasus, dokumen site plan menjadi salah satu syarat penting dalam proses pengajuan PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang).
Sayangnya, masih banyak permohonan perizinan yang mengalami status perbaikan persyaratan di OSS karena site plan atau RTB/RIK yang diunggah tidak sesuai dengan standar yang diminta oleh instansi verifikator.
Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha maupun pemilik proyek untuk memahami fungsi RTB/RIK, block plan, dan site plan, serta bagaimana dokumen tersebut dibuat secara benar agar proses perizinan berjalan lancar.
Apa Itu Site Plan?
Site Plan adalah gambar perencanaan yang menunjukkan tata letak bangunan dan fasilitas dalam suatu area lahan proyek.
Site plan biasanya menggambarkan berbagai elemen penting dalam suatu lokasi pembangunan, seperti:
batas lahan
posisi bangunan
akses jalan
area parkir
ruang terbuka
sistem drainase
utilitas kawasan
Site plan digunakan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana suatu lahan akan dimanfaatkan untuk kegiatan usaha atau pembangunan.
Dalam konteks perizinan OSS, site plan sering diminta untuk menunjukkan rencana penggunaan lahan secara keseluruhan.
Apa Itu RTB (Rencana Teknis Bangunan)?
RTB atau Rencana Teknis Bangunan adalah dokumen perencanaan yang menjelaskan rencana pembangunan suatu bangunan atau kawasan secara teknis dalam suatu area lahan tertentu.
Dokumen RTB biasanya berisi informasi mengenai:
tata letak bangunan
posisi bangunan utama
fasilitas pendukung
akses jalan
area parkir
ruang terbuka
fasilitas infrastruktur kawasan
Rencana Teknis Bangunan digunakan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana suatu bangunan atau kawasan akan dibangun dan dimanfaatkan dalam suatu lahan.
Dokumen ini juga membantu memastikan bahwa rencana pembangunan telah memperhatikan ketentuan tata ruang, fungsi lahan, serta aspek teknis pembangunan.
RTB biasanya digunakan dalam berbagai jenis proyek pembangunan, seperti:
kawasan industri
kawasan perumahan
kawasan pergudangan
kawasan komersial
kawasan pariwisata
fasilitas usaha dan layanan publik
Dalam proses perizinan usaha melalui sistem OSS, dokumen Rencana Teknis Bangunan (RTB) sering digunakan sebagai dokumen pendukung untuk menjelaskan rencana kegiatan usaha dalam suatu lokasi.
Apa Itu RIK (Rencana Induk Kawasan)?
RIK atau Rencana Induk Kawasan adalah dokumen perencanaan yang menggambarkan konsep pengembangan suatu kawasan secara menyeluruh.
RIK biasanya digunakan untuk proyek dengan skala kawasan yang lebih luas, seperti:
kawasan industri
kawasan perumahan terpadu
kawasan wisata
kawasan ekonomi
kawasan pengembangan wilayah
Dokumen ini menunjukkan bagaimana suatu kawasan akan berkembang dalam jangka panjang, termasuk pembagian zona, fasilitas kawasan, serta sistem infrastruktur yang direncanakan.
Dalam beberapa proses perizinan, RIK digunakan sebagai dokumen pendukung untuk menjelaskan rencana pengembangan lahan secara keseluruhan.
Pengertian Block Plan
Block Plan adalah gambar rencana yang menunjukkan pembagian blok atau zona dalam suatu area lahan.
Block plan biasanya menampilkan informasi seperti:
batas area lahan
pembagian blok bangunan
jalan akses
fasilitas umum
ruang terbuka
Block plan biasanya bersifat lebih sederhana dibanding site plan, namun tetap memberikan gambaran awal mengenai rencana pengembangan lahan.
Dokumen ini sering digunakan pada tahap awal perencanaan sebelum dibuat site plan yang lebih detail.
Fungsi Site Plan dalam Perizinan OSS dan PKKPR
Dalam sistem perizinan OSS, site plan memiliki peran penting dalam proses verifikasi tata ruang.
Beberapa fungsi utama site plan dalam perizinan antara lain:
1. Menjelaskan Rencana Pemanfaatan Lahan
Site plan memberikan gambaran mengenai bagaimana lahan akan digunakan untuk kegiatan usaha, termasuk posisi bangunan dan fasilitas pendukung.
2. Memastikan Kesesuaian dengan Tata Ruang
Instansi verifikator akan menggunakan site plan untuk memastikan bahwa rencana pembangunan sesuai dengan RTRW atau RDTR yang berlaku.
3. Memverifikasi Lokasi Usaha
Site plan juga membantu memastikan bahwa lokasi kegiatan usaha sesuai dengan polygon yang diupload dalam sistem OSS.
4. Menilai Kelayakan Tata Letak Kawasan
Melalui site plan, instansi terkait dapat menilai apakah tata letak bangunan dan fasilitas sudah sesuai dengan ketentuan tata ruang.
Komponen Penting dalam Site Plan untuk OSS
Agar dokumen site plan dapat diterima dalam proses verifikasi OSS, terdapat beberapa komponen penting yang harus ada.
Batas Lahan
Site plan harus menampilkan batas area lahan secara jelas. Batas lahan ini harus sesuai dengan polygon SHP lokasi usaha yang diupload ke OSS.
Luas Lahan
Informasi mengenai luas lahan harus dicantumkan dengan jelas dalam site plan.
Skala Peta
Skala peta digunakan untuk menunjukkan perbandingan ukuran pada gambar dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Arah Utara
Orientasi arah utara penting untuk memberikan referensi posisi lokasi pada peta.
Tata Letak Bangunan
Site plan harus menampilkan posisi bangunan utama serta fasilitas pendukung dalam area lahan.
Akses Jalan
Menunjukkan jalur masuk dan keluar dari lokasi proyek.
Area Pendukung
Seperti area parkir, ruang terbuka, drainase, serta fasilitas lainnya.
Pentingnya Kesesuaian Site Plan dengan SHP Polygon OSS
Dalam proses pengajuan perizinan OSS, pemohon biasanya diwajibkan untuk mengupload polygon lokasi usaha dalam format SHP (Shapefile).
Polygon ini menunjukkan batas area kegiatan usaha yang diajukan dalam sistem.
Salah satu penyebab utama permohonan mengalami status perbaikan persyaratan adalah karena bentuk site plan tidak sesuai dengan polygon SHP yang diupload.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa:
bentuk lahan pada site plan sama dengan polygon SHP
luas lahan sesuai dengan data GIS
area yang ditampilkan mencakup seluruh lokasi permohonan
Jika bentuknya berbeda, maka dokumen site plan biasanya akan diminta untuk diperbaiki.
Kesalahan yang Sering Terjadi pada Site Plan OSS
Beberapa kesalahan yang sering menyebabkan site plan ditolak dalam proses verifikasi OSS antara lain:
Resolusi gambar terlalu kecil
Gambar site plan tidak jelas atau sulit dibaca oleh verifikator.
Tidak mencantumkan skala peta
Site plan tanpa skala sering dianggap tidak memenuhi standar teknis.
Tidak menampilkan seluruh area lahan
Beberapa site plan hanya menampilkan bangunan tanpa menunjukkan batas lahan secara lengkap.
Bentuk lahan tidak sesuai dengan polygon
Ini merupakan kesalahan yang paling sering terjadi dalam pengajuan perizinan OSS.
Informasi teknis tidak lengkap
Seperti tidak adanya arah utara atau luas lahan.
Kesalahan-kesalahan tersebut dapat menyebabkan permohonan dikembalikan untuk perbaikan.
Jasa Pembuatan Site Plan OSS, RTB/RIK dan Block Plan
Bagi perusahaan atau pelaku usaha yang sedang mengurus perizinan OSS, pembuatan dokumen seperti RTB/RIK, Block Plan, dan Site Plan sebaiknya dilakukan oleh tenaga yang memahami pemetaan dan tata ruang.
Kami menyediakan jasa pembuatan Site Plan, RTB/RIK, dan Block Plan untuk berbagai kebutuhan perizinan usaha.
Layanan yang kami sediakan antara lain:
pembuatan site plan untuk OSS
pembuatan site plan PKKPR
pembuatan RTB (Rencana Tata Bangunan)
pembuatan RIK (Rencana Induk Kawasan)
pembuatan block plan kawasan usaha
penyesuaian site plan dengan SHP polygon OSS
perbaikan dokumen site plan yang mengalami revisi dari OSS
Dokumen yang kami buat disusun menggunakan data pemetaan dan analisis GIS, sehingga bentuk lahan, luas area, serta tata letak kawasan dapat disesuaikan dengan data polygon lokasi usaha.
Dengan pendekatan ini, dokumen yang dihasilkan akan lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan verifikasi perizinan.
Mengapa Menggunakan Jasa Kami?
Beberapa alasan mengapa banyak klien menggunakan layanan kami antara lain:
proses pengerjaan cepat
hasil gambar rapi dan profesional
dokumen sesuai standar perizinan OSS
site plan disesuaikan dengan polygon SHP
dapat membantu revisi dokumen jika ada perbaikan dari OSS
Kami telah membantu berbagai pelaku usaha dari berbagai sektor dalam pembuatan peta perizinan dan dokumen tata ruang.
Konsultasi Jasa Pembuatan Site Plan OSS
Jika Anda sedang mengurus perizinan OSS, PKKPR, atau dokumen tata ruang, dan membutuhkan bantuan pembuatan Site Plan, RTB/RIK, atau Block Plan, kami siap membantu Anda.
Bagikan Artikel